Sebatsmen x Unsur: Seni, Kopi, dan Cinta pada Bumi

Share Article

Unsur Kopi Surabaya menjadi rumah dari pameran seni terbaru pencipta persona Sebatsmen, Dimi. Bertajuk “Restart”, Dimi menumpahkan penggambarannya terhadap kehidupan melalui karakter signature yang ia ciptakan yaitu Sebatsmen, dari tanggal 6 Februari – 1 Maret 2026 mendatang. Pemilihan tema pameran ini bukan tanpa maksud. Restart berusaha menuangkan perasaan sense of belonging; nostalgia, pertemuan kembali, ketiadaan dan kepergian, serta pemaknaan kehidupan. Pengunjung Unsur Kopi Surabaya dapat menikmati secangkir kopi sambil memanjakan mata dan jiwa dengan pameran seni ini sepanjang waktu buka Unsur Kopi, yaitu dari pukul 7 pagi – 10 malam setiap harinya. 

Dimi, sang seniman pencipta Sebatsmen, mulai menciptakan persona Sebatsmen sejak 2018. Lulusan jurusan Desain dan Komunikasi Visual Universitas Petra ini melanjutkan studi lanjutan di Tokyo University of The Arts, kemudian bekerja dan bertemu dengan inspirasi Sebatsmen di sana. Sebatsmen, seperti yang bisa dilihat dari namanya, menggambarkan sosok laki-laki yang sedang merokok sambil merefleksikan fenomena-fenomena kehidupan. Hal ini terinspirasi dari teman-teman dan kolega Dimi yang mayoritas merokok, meskipun dirinya sendiri tidak. Sebatsmen menjadi simbol paling sederhana dari seseorang yang sedang berpikir. Unsur lain dari Sebatsmen pun lahir dari pemikiran sederhana Dimi sebagai seniman; warna kulitnya yang kuning terinspirasi dari The Simpsons, dan gaya rambut botak lahir dari rasa malas mendesain dan menggambar rambut. Selain itu, beberapa piece dari pameran ini juga berlatar belakang politis, sebab Dimi percaya bahwa pandangan politik masing-masing individu adalah bagian dari kehidupan tiap orang. Pameran Restart di Unsur Kopi Surabaya ini merupakan gabungan dari karya-karya baru dan karya-karya lama milik seniman asal Surabaya ini. Beberapa karya dapat dibeli oleh pengunjung. 

Dimi mengenal Pable dari pertemuan dengan tidak sengaja di Unsur Kopi Surabaya. Sebelumnya, pria dengan hobi mengoleksi vinyl dan DJ-ing ini mengetahui bahwa wardrobe panggung dari band Thee Marloes – band soul dari Surabaya yang sudah mengudara karirnya – beberapa menggunakan kain Pabtex dari Pable. Dari situlah kerja sama terbentuk; Dimi menggunakan kain Pabtex sebagai medium seninya. Kain Pabtex, menurut pengakuannya, memiliki beberapa karakteristik khusus seperti mudah menyusut, akan tetapi kendala-kendala tersebut bisa ia tanggulangi. 

Pable percaya bahwa seni adalah salah satu hal yang beririsan dengan nilai Pable; apa yang ingin kami perjuangkan adalah planet yang lebih nyaman ditinggali, nyaman dibagi, dan nyaman dijadikan inspirasi seni. Pameran seni Restart menjadi manifestasi nilai-nilai tersebut.